Kata Mutiara Ramadhan - Berbeda dengan hari biasanya, memasuki hari pertama bulan Ramadhan, aktivitas di Kantor Pelayanan Prima, Kantor Walikota Administrasi Jakarta Utara terlihat sepi pengunjung. Padahal pada hari biasa, kantor itu selalu ramai dengan membludaknya pengunjung yang datang untuk mengurus dokumen administrasi seperti, pengurusan izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat tanah, surat izin usaha perdagangan (SIUP) dan lain sebagainya.
Mutiara Ramadhan “Untuk hari pertama puasa ini pengunjungnya memang sepi. Padahal biasanya selalu ramai. Hingga siang ini saja baru 15 berkas yang masuk untuk pengurusan IMB,” ujar Jainal, salah seorang petugas di gerai Sudin Perizinan Bangunan Jakarta Utara, Rabu (11/8).
Hal serupa juga terlihat pada gerai Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara. Jika pada hari biasa hingga siang hari selalu menerima sebanyak 50 berkas, kali ini baru menerima sebanyak lima berkas saja. “Mungkin karena hari pertama puasa. Tapi besok biasanya juga sudah kembali normal,” kata petugas gerai Sudin KUMKMP yang enggan disebutkan identitasnya itu.
Sepinya pengunjung saat hari pertama puasa rupanya tidak hanya terjadi di Kantor Pelayanan Walikota Administrasi Jakarta Utara saja. Di instansi lainnya seperti Kantor Pegadaian cabang Tanjungpriok pun terlihat sama. Padahal, sebelumnya kantor itu selalu ramai dikunjungi nasabah.
Kepala Kantor Pegadaian Cabang Tanjungpriok, Firdaus Mutiara mengatakan, memasuki hari pertama puasa, kunjungan nasabah mengalami penurunan dibanding dengan hari biasa. Hal dapat dilihat dari jumlah kredit yang dikucurkan yang biasanya bisa mencapai Rp 450 juta, namun hari ini baru mencapai Rp 150 juta saja. "Ada pengurangan kucuran kredit dari biasanya. Ya, setiap menjelang puasa dan lebaran memang banyak yang menebus barang. Tapi usai lebaran nanti banyak yang menggadai. Untuk itu kita siapkan dana berkisar Rp 1 miliar," tandasnya.
Mutiara Ramadhan “Untuk hari pertama puasa ini pengunjungnya memang sepi. Padahal biasanya selalu ramai. Hingga siang ini saja baru 15 berkas yang masuk untuk pengurusan IMB,” ujar Jainal, salah seorang petugas di gerai Sudin Perizinan Bangunan Jakarta Utara, Rabu (11/8).
Hal serupa juga terlihat pada gerai Sudin Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) Jakarta Utara. Jika pada hari biasa hingga siang hari selalu menerima sebanyak 50 berkas, kali ini baru menerima sebanyak lima berkas saja. “Mungkin karena hari pertama puasa. Tapi besok biasanya juga sudah kembali normal,” kata petugas gerai Sudin KUMKMP yang enggan disebutkan identitasnya itu.
Sepinya pengunjung saat hari pertama puasa rupanya tidak hanya terjadi di Kantor Pelayanan Walikota Administrasi Jakarta Utara saja. Di instansi lainnya seperti Kantor Pegadaian cabang Tanjungpriok pun terlihat sama. Padahal, sebelumnya kantor itu selalu ramai dikunjungi nasabah.
Kepala Kantor Pegadaian Cabang Tanjungpriok, Firdaus Mutiara mengatakan, memasuki hari pertama puasa, kunjungan nasabah mengalami penurunan dibanding dengan hari biasa. Hal dapat dilihat dari jumlah kredit yang dikucurkan yang biasanya bisa mencapai Rp 450 juta, namun hari ini baru mencapai Rp 150 juta saja. "Ada pengurangan kucuran kredit dari biasanya. Ya, setiap menjelang puasa dan lebaran memang banyak yang menebus barang. Tapi usai lebaran nanti banyak yang menggadai. Untuk itu kita siapkan dana berkisar Rp 1 miliar," tandasnya.
No comments:
Post a Comment